Senin, 15 Desember 2014

Pengertian Perencanaan Pengajaran



Anotasi

Afifuddin. 2012. Perencanaan Pengajaran Dalam Proses Pembelajaran. (Jurnal Online). Vol 1. Nomor 1. (http://www.uin-alauddin.ac.id, diunduh 18 September 2014)
Kutipan halaman: 75
“Perencanaan pengajaran merupakan bagian yang sangat penting dalam proses pembelajaran, dan tentunya sangat menentukan tercapainya tujuan pembelajaran itu sendiri. Perencanaan pengajaran merupakan skenario pembelajaran yang menjadi acuan dan pola pelaksanaan program pengajaran bagi pihak pendidik, dan pengalaman belajar yang sistematis dan efektif bagi pihak peserta didik. Karena itu, seorang pengajar (guru) yang dipandang telah memiliki kompetensi dan profesionalisme sejatinya menyiapkan kegiatan pengajaran yang terencana, integral dan terarah serta memperhatikan perkembangan dan kondisi peserta didiknya.”
Kutipan halaman: 79
“Perencanaan pengajaran merupakan satu tahapan dalam proses pembelajaran yang sangat bergantung kepada kompetensi keguruan seorang guru. Guru yang baik berusaha sedapat mungkin agar pengajarannya berhasil. Salah satu faktor yang bisa membawa keberhasilan itu ialah bahwa sebelum masuk ke dalam kelas, guru senantiasa membuat perencanaan pengajaran sebelumnya.”
Kutipan halaman: 80
“Perencanaan pengajaran merupakan bagian yang sangat penting dalam proses pembelajaran, dan tentunya sangat menentukan tercapainya tujuan pembelajaran itu sendiri. Perlunya menyiapkan Rencana Pembelajaran atau lesson plan sebenarnya sudah disadari oleh para guru, namun persoalannya adalah tingkat kepedulian para guru untuk menyajikan pengajaran yang baik dan sistematis, serta tingkat keahlian mereka pada disiplin keilmuan masing-masing yang belum memadai untuk dapat merancang suatu konsep pembelajaran.”
Kutipan halaman: 85
“Ringkasnya, perencanaan pengajaran merupakan skenario pembelajaran yang menjadi acuan dan pola pelaksanaan program pengajaran bagi pihak pendidik, dan pengalaman belajar yang sistematis dan efektif bagi pihak peserta didik.”

Agustina, Rini, dkk. 2013. Implementasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing di UPT P2B Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. (Online). Vol 1. Nomor 2. (http://jurnal.pasca.uns.ac.id, diunduh 18 September 2014)
Kutipan halaman: 142-143
“Abdul Majid (2011:17) mengungkapkan bahwa perencanaan pembelajaran adalah proses penyusunan materi pelajaran, penggunaan materi pembelajaran, penggunaan metode dan pendekatan pembelajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada waktu tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.”
“Mulyasa (2005:74) menyatakan bahwa perencanaan pembelajaran merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan atau memproyeksikan tentang apa yang dilakukan.”

Anderson, C. A. 1983. Konteks Sosial Perencanaan Pendidikan. Jakarta: Bhratara Karya Aksara
Kutipan halaman: 2
“Perencanaan Pembelajaran merupakan bentuk suatu daftar terperinci yang memuat berbagai jenis ketrampilan yang dibutuhkan tingkat menengah dan tinggi.

Bachri, Bachtiar S. 2010. Implementasi Pengembangan content curriculum dalam proses perencanaan pembelajaran. Jurnal teknologi pendidikan. (Online). Vol 10. Nomor 2. (http://jurnal-teknologi-pendidikan.tp.ac.id, diunduh 19 September 2014)
Kutipan halaman: 3
“Ibrahim (1993) mengatakan bahwa secara garis besar perencanaan pembelajaran mecakup kegiatan merumuskan tujuan apa yang akan dicapai oleh suatu kegiatan pembelajaran, cara apa yang dipakai untuk menilai pencapaian tujuan tersebut, materi-materi yang akan disampaikan, bagaimana cara menyampaikannya, serta alat apa atau media apa yang diperlukan.”

Chatib, Munif. 2009. Sekolahnya Manusia (Sekolah Berbasis Multiple Intelli Gencos di Indo: KAIFA). Bandung: Mizan Mustika
Kutipan halaman: 151
“Perencanaan pembelajaran merupakan siklus pertama dari sebuah proses pembelajaran yang profesional.”

Coombs, Philip H. 1982. Dasar-dasar Perencanaan Pendidikan: Apakah Perencanaan Pendidikan Itu. Jakarta: Bhratara Karya Aksara
Kutipan halaman: 3
“Perencanaan pembelajaran adalah suatu penerapan yang rasional dari analisis sistematis proses perkembangan pembelajaran dengan tujuan agar pembelajaran  itu lebih efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan tujuan para murid.”

Enoch, Yusuf. 1992. Dasar-dasar Perencanaan Pendidikan. Edisi 1. Cetakan 1. Jakarta: Bumi aksara
Kutipan halaman: 4
“Perencanaan Pembelajaran adalah suatu proses penyusunan alternatif kebijakan mengatasi masalah yang akan dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan pendidikan nasional dengan mempertimbangkan kenyataan- kenyataan yang ada di bidang sosial ekonomi, sosial budaya, dan kebutuhan pembangunan secara menyeluruh terhadap pendidikan nasional.”

Hallak, J. 1985. Analisis Biaya Dan Pengeluaran Untuk Pendidikan. Jakarta: Bhatarakarya Aksara
Kutipan halaman: 5
“Perencanaan pembelajaran ialah suatu aktifitas yang menuntut pemanfaatan berbagai macam keterampilan.”

Hanum, Numiek Sulistyo. 2013. Keefektifan E-Learning Sebagai Media Pembelajaran (Studi Evaluasi Model Pembelajaran E-Learning SMK TELKOM Sandhy Putra Purwokerto. Jurnal Pendidikan Vokasi. (Online). Vol 3. Nomor 1. (http://jurnal.uny.ac.id, diunduh 19 September 2014)
Kutipan halaman: 93
“Perencanaan pembelajaran pada dasar-nya merupakan gambaran mengenai beberapa aktivitas dan tindakan yang akan dilakukan pada saat berlangsungnya proses pembelajaran.”

Hasan, Iskandar. 2011. Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru MIPA Dalam Menyusun RPP Melalui Supervisi Akademik di SMP Negeri 15 Kota Gorontalo. Jurnal Penelitian dan Pendidikan. Vol 8. Nomor 1. (http://ejurnal.ung.ac.id , diunduh 20 September 2014)
Kutipan halaman: 14
“Menurut Branch (2002), perencanaan pembelajaran adalah suatu sistem yang berisi prosedur untuk mengembangkan pendidikan dengan cara yang konsisten dan reliable. Selanjutnya Smith & Ragan (1993), perencanaan pembelajaran adalah proses sistematis dalam mengartikan prinsip belajar dan pembelajaran ke dalam rancangan untuk bahan dan aktifitas pembelajaran.”
Mahesa, Gallan Berkah, dkk. 2013. Perencanaan Pembelajaran Oleh Guru Di SMP Negeri 23 Padang Dalam Setting Inklusi. Jurnal ilmiah pendidikan khusus. (Online). Vol 2. Nomor 3. (http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu, diunduh 18 September 2014)
Kutipan halaman: 293
“Perencanaan pembelajaran merupakan keseluruhan dari proses analisis kebutuhan dan tujuan belajar serta pengembangan sistem penyampaiannya untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan belajar, termasuk di dalamnya pengembangan paket pembelajaran, kegiatan pembelajaran, uji coba dan revisi paket pembelajaran, dan terakhir kegiatan mengevaluasi program dan hasil belajar.”

Purnomo, Dwi. 2005. PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN. Jurnal Pendidikan. (Online). Vol 9. Nomor 3. (http://dwipurnomoikipbu.files.wordpress.com, diunduh 20 September 2014)
Kutipan halaman: 45
“Perencanaan pembelajaran merupakan sarana untuk membantu guru dansiswa dalam mengkreasi, menata, danmengorganisasi pembelajaran sehingga memungkinkan peristiwa belajar terjadi dalamrangka mencapaI tujuan belajar. Sehingga diperlukan untuk memandu proses belajar secara efektif.”

Rauf, Akhmad Wahyuddin. 2009. Deskripsi Tentang Hambatan Guru Dalam Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMU Negeri 4 Watampone. Jurnal MEDTEK. (Online). Vol 1. Nomor 1. (http://elektro.unm.ac.id , diunduh 19 September 2014)
Kutipan halaman: 7
“Menurut mulyasa (2007), Perencanaan pembelajaran adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan manajemen pembelajaran untuk mencapai satu atau lebih kompetensi dasar yang ditetapkan dalam standar isi dan dijabarkan dalam silabus. RPP merupakan komponen penting dari kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), yang pengembangannya harus dilakukan secara professional.”

Rivai, Veithzal dan Sylvia Murni. 2010. Education Management Analisis Teori dan Praktik. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Kutipan halaman: 107
“Perencanaan pembelajaran kegiatan memilih menetapkan mengembangkan metode untuk mencapai hasil pengajaran yang di inginkan.”
Sabirin. 2012. Perencanaan Kepalah Sekolah Tentang Pembelajaran. Jurnal Tabularasa Pps Unimed. (Online). Vol. 9 No.1. (http://digilib.unimed.ac.id/, diunduh 18 September 2014)
Kutipan halaman: 116
“Perencanaan pembelajaran adalah untuk peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan pengawasan proses Pembelajaran adalah hal penting untuk dipahami khususnya unsur pendidik termasuk kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pegawai. Perencanan Kepala Sekolah Tentang Pembelajaran harus dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan. Perencanaan pembelajaran yang disusun dapat membantu peningkatan pembelajaran serta kunjungan kelas atau pengawasan merupakan teknik yang sangat bermanfaat untuk mendapat informasi secara langsung tentang berbagai hal yang berkaitan dengan proses pembelajaran baik kelebihan maupun kekurangannya.”
Kutipan halaman: 117
“Perencanaan pembelajaran menurut Comb dalam Harjanto (1999) didefinisikan sebagai berikut: ”Perencanaan pembelajaran dalam arti yang luas adalah suatu penerapan yang rasional dari analisis sistematis proses perkembangan pendidikan dengan tujuan agar pendidikan itu lebih efektif dan efisien sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan tujuan para murid dan masyarakat”. Perencanaan pembelajaran adalah suatu proses yang sistematis dilakukan oleh guru dalam membimbing, membantu, dan mengarahkan peserta didik untuk memiliki pengalaman belajar serta mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dengan langkahlangkah penyusunan materi pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, penggunaan pendekatan dan metode pembelajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu.”
“Perencanaan pembelajaran adalah suatu proses yang sistematis dilakukan oleh guru dalam membimbing, membantu, dan mengarahkan peserta didik untuk memiliki pengalaman belajar serta mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dengan langkah-langkah penyusunan materi pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, penggunaan pendekatan dan metode pembelajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu.”
Kutipan halaman: 120
“Menurut Mulyasa (2007:183-184) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan manajemen pembelajaran untuk mencapai satu atau lebih kompetensi dasar yang di tetapkan dalam Standar isi dan di jabarkan dalam silabus.”

Sanjaya, Wina. 2008. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Kutipan halaman: 28
“Perencanaan Pembelajaran adalah proses pengambilan keputusan hasil berfikir secara rasional tentang sasaran dan tujuan pembelajaran tertentu, yakni perubahan perilaku serta rangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan sebagai upaya pencapaian tujuan tersebut dengan memanfaatkan segala potensi dan sumber belajar yang ada.”

Setiyati, Endah. 2013. Peningkatan Kemampuan Membuat RPP Dan Menerapkan Pembelajaran Dengan Pendekatan Tematik Melalui Pembinaan Akademik Lewat Pemberdayaan Kkg Bagi Guru SD. Jurnal Manajemen Pendidikan. Vol 8. Nomor 1. (http://publikasiilmiah.ums.ac.id, diunduh 19 September 2014)
Kutipan halaman: 73
“Rencana Pembelajaran adalah sebuh perencanaan proses pembelajaran yang disusun oleh guru sekurang – kurangnya memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber bahan dan penilaian hasil belajar.”

Sholeh, Muhammad. 2007. Perencanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Geografi Tingkat SMA dalam Konteks KTSP. Jurnal geografi. (Online). Vol 4, No.2. (http://journal.unnes.ac.id, diunduh 18 September 2014)
Kutipan halaman: 130
“Menurut Sudaryo dkk (1991) perencanaan pembelajaran atau desain instruksional merupakan usaha untuk menentukan menentukan prosedur instruksional dan mensistematisasikan proses belajar menajar dalam situasi tertentu sedemikian rupa sehingga perubahan tingkah laku yang diharapkan pada diri siswa terjadi.”
Kutipan halaman: 136
“Menurut Masnur Muslich (2008), rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rancangan mata pelajaran per unit yang akan diterapkan guru dalam pembelajaran di kelas. Berdasarkan RPP inilah seorang guru diharapkan bisa menerapkan pembelajaran secara terprogram. Karena itu RPP harus mempunyai daya terap (aplicable) yang tinggi. RPP mempunyai fungsi perencanaan dan fungsi pelaksanaan pembelajaran. Sebagai fungsi perencanaan RPP mendorong guru lebih siap melakukan kegiatan pembelajaran dengan perencanaan yang matang. Dalam pelaksanaan, RPP berfungsi mengefektifkan proses pembelajaran sesuai dengan apa yang direncanakan.”


Syah, Darwiyan dkk. 2007. Perencanaan Sistem Pengajaran Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Agung Persada Press
Kutipan halaman: 30
“Perencanaan Pembelajaran adalah suatu proses yang sistematis dilakukan oleh guru dalam membingbing membantu dan mengarahkan peserta didik untuk memiliki pengalaman belajar serta mencapai tujuan pengajaran yang telah ditetapkan dengan langkah-langkah penyusuan materi, pelajaran, penggunaan media pembelajaran, penggunaan pendekatan dan metode pengajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan dalam masa tertentu.”
Tim Pengembang Ilmu Pendidikan FIP-UPI. 2007. Ilmu Dan Aplikasi Bagian 3 Pendidikan Aplikasi Ilmu. Bandung: Imperial Bhakti Utama
Kutipan halaman: 316
“Perencanaan pembelajaran merupakan usaha sinkronisasi antara komponen pembelajaran dengan kelengkapan sarana dan karakteristik siswa.”

Utomo, Supri Wahyudi. 2012. Pengaruh Prestasi Belajar Perencanaan Pengajaran Dan Micro Teaching Terhadap Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Ikip Pgri Madiun. Jurnal Akutansi dan Pendidikan. (Online). Vol 1. Nomor 1. (http://ikippgrimadiun.ac.id, diunduh 18 September 2014)
Kutipan halaman: 59-60
“Perencanaan pembelajaran menurut Martinis yamin (2007 : 10) adalah tata cara yang dipakai untuk melaksanakan proses pembelajaran. Dalam konteks pengajaran, perencanaan menurut Abdul Majid (2006 : 17) diartikan sebagai proses penyusunan materi, penggunaan media pengajaran, penggunaan pendekatan dan metode pengajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Sedangkan Wina Sanjaya (2009 : 28) menyatakan bahwa perencanaan pengajaran adalah proses pengambilan keputusan hasil berpikir secara rasional tentang sasaran dan tujuan pembelajaran, yakni perubahan perilaku serta rangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan sebagai upaya pencapaian tujuan tersebut dengan memanfaatkan segala potensi dan sumber yang ada.”

Vembriarto, ST. 1993. Pengantar Perencanaan Pendidikan. Jakarta : PT Gramedia Widiasarana Indonesia
Kutipan halaman: 29
“Perencanaan pembelajaran adalah suatu disiplin atau cabang ilmu pengetahuan yang baru dan telah berkembang.”

Wahyudi, Johar dkk. 2011. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Mata Pelajaran Biologi Melalui Model Somatis Auditori Visual Intelektual (SAVI). Jurnal Pendidikan MIPA. (Online). Vol 3. Nomor 2. (http://ikippgrimadiun.ac.id, diunduh 20 September 2014)
Kutipan halaman: 118
“Perencanaan pembelajaran adalah merupakan sebuah rancangan atau persiapan yang dibuat oleh guru tentang pembelajaran yang menjadi tanggung jawab.”
Wiyana, dkk. 2013. Pengaruh Pengetahuan KTSP dan Pendidikan Terhadap Kemampuan menyusun RPP Guru SDN Jatiyoso tahun 2011/2012. Jurnal Teknologi pendidikan. (Online). Vol 1. Nomor 2. (http://jurnal.pasca.uns.ac.id , diunduh 20 September 2014)
Kutipan halaman: 241
“Perencanaan Pembelajaran adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus (Supinah, 2008:26).”

Yannidah, Novi, dkk. 2013. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Aptitude Treatment Interaction Pada Efektivitas Pembelajaran Matematika. Jurnal pendidikan matematika STKIP PGRI Sidoarjo. (Online). Vol 1. Nomor 1. (http://lppm.stkippgri-sidoarjo.ac.id, diunduh 20 September 2014)
Kutipan halaman: 4
“Mulyasa (2007: 213) menyatakan bahwa RPP adalah suatu rencana yang berisi  prosedur atau langkah-langkah kegiatan guru dan peserta didik yang disusun secara sistematis untuk digunakan sebagai pedoman bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. RPP pada hakekatnya merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan dan memproyeksikan apa yang dilakukan dalam pembelajaran. RPP perlu dikembangkan untuk mengkoordinasikan komponen pembelajaran yakni, kompetensi dasar, materi standar, indikator hasil belajar, dan penilaian.”
“Perencanaan Pembelajaran adalah suatu penerapan yang rasional dari analisis sistematis proses pengembangan pendidikan dengan tujuan agar pendidikan itu lebih efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan tujuan para murid dan masyarakatnya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar