Anotasi
Afifuddin. 2012. Perencanaan
Pengajaran Dalam Proses Pembelajaran. (Jurnal Online). Vol 1. Nomor 1. (http://www.uin-alauddin.ac.id, diunduh
18 September 2014)
Kutipan halaman: 75
“Perencanaan pengajaran merupakan
bagian yang sangat penting dalam proses pembelajaran, dan tentunya sangat
menentukan tercapainya tujuan pembelajaran itu sendiri. Perencanaan pengajaran
merupakan skenario pembelajaran yang menjadi acuan dan pola pelaksanaan program
pengajaran bagi pihak pendidik, dan pengalaman belajar yang sistematis dan
efektif bagi pihak peserta didik. Karena itu, seorang pengajar (guru) yang
dipandang telah memiliki kompetensi dan profesionalisme sejatinya menyiapkan
kegiatan pengajaran yang terencana, integral dan terarah serta memperhatikan
perkembangan dan kondisi peserta didiknya.”
Kutipan halaman: 79
“Perencanaan pengajaran merupakan satu tahapan dalam proses
pembelajaran yang sangat bergantung kepada kompetensi keguruan seorang guru.
Guru yang baik berusaha sedapat mungkin agar pengajarannya berhasil. Salah satu
faktor yang bisa membawa keberhasilan itu ialah bahwa sebelum masuk ke dalam
kelas, guru senantiasa membuat perencanaan pengajaran sebelumnya.”
Kutipan halaman: 80
“Perencanaan pengajaran merupakan
bagian yang sangat penting dalam proses pembelajaran, dan tentunya sangat
menentukan tercapainya tujuan pembelajaran itu sendiri. Perlunya menyiapkan
Rencana Pembelajaran atau lesson plan sebenarnya sudah disadari oleh para guru,
namun persoalannya adalah tingkat kepedulian para guru untuk menyajikan
pengajaran yang baik dan sistematis, serta tingkat keahlian mereka pada
disiplin keilmuan masing-masing yang belum memadai untuk dapat merancang suatu
konsep pembelajaran.”
Kutipan halaman: 85
“Ringkasnya, perencanaan pengajaran merupakan skenario
pembelajaran yang menjadi acuan dan pola pelaksanaan program pengajaran bagi
pihak pendidik, dan pengalaman belajar yang sistematis dan efektif bagi pihak
peserta didik.”
Agustina, Rini, dkk. 2013. Implementasi
Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing di UPT P2B Universitas Sebelas
Maret Surakarta. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. (Online). Vol 1.
Nomor 2. (http://jurnal.pasca.uns.ac.id,
diunduh 18 September 2014)
Kutipan halaman: 142-143
“Abdul Majid (2011:17)
mengungkapkan bahwa perencanaan pembelajaran adalah proses penyusunan materi
pelajaran, penggunaan materi pembelajaran, penggunaan metode dan pendekatan
pembelajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan
pada waktu tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.”
“Mulyasa (2005:74) menyatakan
bahwa perencanaan pembelajaran merupakan perencanaan jangka pendek untuk
memperkirakan atau memproyeksikan tentang apa yang dilakukan.”
Anderson, C. A. 1983. Konteks
Sosial Perencanaan Pendidikan. Jakarta: Bhratara Karya Aksara
Kutipan halaman: 2
“Perencanaan Pembelajaran merupakan bentuk suatu daftar
terperinci yang memuat berbagai jenis ketrampilan yang dibutuhkan tingkat
menengah dan tinggi.
Bachri, Bachtiar S. 2010. Implementasi
Pengembangan content curriculum dalam proses perencanaan pembelajaran.
Jurnal teknologi pendidikan. (Online). Vol 10. Nomor 2. (http://jurnal-teknologi-pendidikan.tp.ac.id,
diunduh 19 September 2014)
Kutipan halaman: 3
“Ibrahim (1993) mengatakan bahwa
secara garis besar perencanaan pembelajaran mecakup kegiatan merumuskan tujuan
apa yang akan dicapai oleh suatu kegiatan pembelajaran, cara apa yang dipakai
untuk menilai pencapaian tujuan tersebut, materi-materi yang akan disampaikan,
bagaimana cara menyampaikannya, serta alat apa atau media apa yang diperlukan.”
Chatib, Munif. 2009. Sekolahnya
Manusia (Sekolah Berbasis Multiple Intelli Gencos di Indo: KAIFA). Bandung:
Mizan Mustika
Kutipan
halaman: 151
“Perencanaan pembelajaran merupakan siklus pertama dari
sebuah proses pembelajaran yang profesional.”
Coombs, Philip
H. 1982. Dasar-dasar Perencanaan
Pendidikan: Apakah Perencanaan Pendidikan Itu. Jakarta: Bhratara Karya
Aksara
Kutipan halaman: 3
“Perencanaan pembelajaran adalah suatu penerapan yang
rasional dari analisis sistematis proses perkembangan pembelajaran dengan
tujuan agar pembelajaran itu lebih
efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan tujuan para murid.”
Enoch, Yusuf. 1992. Dasar-dasar
Perencanaan Pendidikan. Edisi 1. Cetakan 1. Jakarta: Bumi aksara
Kutipan halaman: 4
“Perencanaan Pembelajaran adalah suatu proses penyusunan
alternatif kebijakan mengatasi masalah yang akan dilaksanakan dalam rangka
pencapaian tujuan pembangunan pendidikan nasional dengan mempertimbangkan
kenyataan- kenyataan yang ada di bidang sosial ekonomi, sosial budaya, dan
kebutuhan pembangunan secara menyeluruh terhadap pendidikan nasional.”
Hallak, J. 1985. Analisis
Biaya Dan Pengeluaran Untuk Pendidikan. Jakarta: Bhatarakarya Aksara
Kutipan halaman: 5
“Perencanaan pembelajaran ialah suatu aktifitas yang
menuntut pemanfaatan berbagai macam keterampilan.”
Hanum,
Numiek Sulistyo. 2013. Keefektifan
E-Learning Sebagai Media Pembelajaran (Studi Evaluasi Model Pembelajaran
E-Learning SMK TELKOM Sandhy Putra Purwokerto. Jurnal Pendidikan Vokasi.
(Online). Vol 3. Nomor 1. (http://jurnal.uny.ac.id, diunduh
19 September 2014)
Kutipan halaman: 93
“Perencanaan pembelajaran pada
dasar-nya merupakan gambaran mengenai beberapa aktivitas dan tindakan yang akan
dilakukan pada saat berlangsungnya proses pembelajaran.”
Hasan,
Iskandar. 2011. Upaya Meningkatkan
Kompetensi Guru MIPA Dalam Menyusun RPP Melalui Supervisi Akademik di SMP
Negeri 15 Kota Gorontalo. Jurnal Penelitian dan Pendidikan. Vol 8. Nomor 1.
(http://ejurnal.ung.ac.id , diunduh 20
September 2014)
Kutipan halaman: 14
“Menurut Branch (2002), perencanaan pembelajaran adalah
suatu sistem yang berisi prosedur untuk mengembangkan pendidikan dengan cara
yang konsisten dan reliable. Selanjutnya Smith & Ragan (1993), perencanaan pembelajaran
adalah proses sistematis dalam mengartikan prinsip belajar dan pembelajaran ke
dalam rancangan untuk bahan dan aktifitas pembelajaran.”
Mahesa, Gallan Berkah, dkk. 2013. Perencanaan
Pembelajaran Oleh Guru Di SMP Negeri 23 Padang Dalam Setting Inklusi.
Jurnal ilmiah pendidikan khusus. (Online). Vol 2. Nomor 3. (http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu,
diunduh 18 September 2014)
Kutipan halaman: 293
“Perencanaan pembelajaran
merupakan keseluruhan dari proses analisis kebutuhan dan tujuan belajar serta
pengembangan sistem penyampaiannya untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan
belajar, termasuk di dalamnya pengembangan paket pembelajaran, kegiatan
pembelajaran, uji coba dan revisi paket pembelajaran, dan terakhir kegiatan
mengevaluasi program dan hasil belajar.”
Purnomo, Dwi. 2005. PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN. Jurnal
Pendidikan. (Online). Vol 9. Nomor 3. (http://dwipurnomoikipbu.files.wordpress.com,
diunduh 20 September 2014)
Kutipan halaman: 45
“Perencanaan pembelajaran merupakan sarana untuk membantu
guru dansiswa dalam mengkreasi, menata, danmengorganisasi pembelajaran sehingga
memungkinkan peristiwa belajar terjadi dalamrangka mencapaI tujuan belajar.
Sehingga diperlukan untuk memandu proses belajar secara efektif.”
Rauf, Akhmad
Wahyuddin. 2009. Deskripsi Tentang
Hambatan Guru Dalam Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di
SMU Negeri 4 Watampone. Jurnal MEDTEK. (Online). Vol 1. Nomor 1. (http://elektro.unm.ac.id , diunduh 19
September 2014)
Kutipan halaman: 7
“Menurut mulyasa (2007), Perencanaan pembelajaran adalah rencana
yang menggambarkan prosedur dan manajemen pembelajaran untuk mencapai satu atau
lebih kompetensi dasar yang ditetapkan dalam standar isi dan dijabarkan dalam
silabus. RPP merupakan komponen penting dari kurikulum tingkat satuan
pendidikan (KTSP), yang pengembangannya harus dilakukan secara professional.”
Rivai, Veithzal
dan Sylvia Murni. 2010. Education
Management Analisis Teori dan Praktik. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Kutipan halaman: 107
“Perencanaan pembelajaran kegiatan memilih menetapkan
mengembangkan metode untuk mencapai hasil pengajaran yang di inginkan.”
Sabirin. 2012. Perencanaan Kepalah Sekolah Tentang
Pembelajaran. Jurnal Tabularasa Pps Unimed. (Online). Vol. 9 No.1. (http://digilib.unimed.ac.id/, diunduh
18 September 2014)
Kutipan halaman: 116
“Perencanaan pembelajaran adalah
untuk peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Perencanaan proses pembelajaran,
pelaksanaan proses pembelajaran, dan pengawasan proses Pembelajaran adalah hal
penting untuk dipahami khususnya unsur pendidik termasuk kepala sekolah, wakil
kepala sekolah, guru, pegawai. Perencanan Kepala Sekolah Tentang Pembelajaran
harus dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan. Perencanaan pembelajaran
yang disusun dapat membantu peningkatan pembelajaran serta kunjungan kelas atau
pengawasan merupakan teknik yang sangat bermanfaat untuk mendapat informasi
secara langsung tentang berbagai hal yang berkaitan dengan proses pembelajaran
baik kelebihan maupun kekurangannya.”
Kutipan halaman: 117
“Perencanaan pembelajaran menurut
Comb dalam Harjanto (1999) didefinisikan sebagai berikut: ”Perencanaan
pembelajaran dalam arti yang luas adalah suatu penerapan yang rasional dari
analisis sistematis proses perkembangan pendidikan dengan tujuan agar pendidikan
itu lebih efektif dan efisien sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan tujuan para
murid dan masyarakat”. Perencanaan pembelajaran adalah suatu proses yang
sistematis dilakukan oleh guru dalam membimbing, membantu, dan mengarahkan
peserta didik untuk memiliki pengalaman belajar serta mencapai tujuan
pembelajaran yang telah ditetapkan dengan langkahlangkah penyusunan materi
pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, penggunaan pendekatan dan metode
pembelajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan
pada masa tertentu.”
“Perencanaan pembelajaran adalah
suatu proses yang sistematis dilakukan oleh guru dalam membimbing, membantu,
dan mengarahkan peserta didik untuk memiliki pengalaman belajar serta mencapai
tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dengan langkah-langkah penyusunan
materi pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, penggunaan pendekatan dan
metode pembelajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan
dilaksanakan pada masa tertentu.”
Kutipan halaman: 120
“Menurut Mulyasa (2007:183-184)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan
manajemen pembelajaran untuk mencapai satu atau lebih kompetensi dasar yang di
tetapkan dalam Standar isi dan di jabarkan dalam silabus.”
Sanjaya, Wina.
2008. Perencanaan dan Desain Sistem
Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Kutipan halaman: 28
“Perencanaan Pembelajaran adalah
proses pengambilan keputusan hasil berfikir secara rasional tentang sasaran dan
tujuan pembelajaran tertentu, yakni perubahan perilaku serta rangkaian kegiatan
yang harus dilaksanakan sebagai upaya pencapaian tujuan tersebut dengan
memanfaatkan segala potensi dan sumber belajar yang ada.”
Setiyati,
Endah. 2013. Peningkatan Kemampuan
Membuat RPP Dan Menerapkan Pembelajaran Dengan Pendekatan Tematik Melalui
Pembinaan Akademik Lewat Pemberdayaan Kkg Bagi Guru SD. Jurnal Manajemen
Pendidikan. Vol 8. Nomor 1. (http://publikasiilmiah.ums.ac.id,
diunduh 19 September 2014)
Kutipan halaman: 73
“Rencana Pembelajaran adalah sebuh perencanaan proses
pembelajaran yang disusun oleh guru sekurang – kurangnya memuat tujuan
pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber bahan dan penilaian hasil
belajar.”
Sholeh, Muhammad. 2007. Perencanaan
Pembelajaran Mata Pelajaran Geografi Tingkat SMA dalam Konteks KTSP. Jurnal
geografi. (Online). Vol 4, No.2. (http://journal.unnes.ac.id,
diunduh 18 September 2014)
Kutipan halaman: 130
“Menurut Sudaryo dkk (1991)
perencanaan pembelajaran atau desain instruksional merupakan usaha untuk
menentukan menentukan prosedur instruksional dan mensistematisasikan proses belajar
menajar dalam situasi tertentu sedemikian rupa sehingga perubahan tingkah laku
yang diharapkan pada diri siswa terjadi.”
Kutipan halaman: 136
“Menurut Masnur Muslich (2008),
rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rancangan mata pelajaran per unit
yang akan diterapkan guru dalam pembelajaran di kelas. Berdasarkan RPP inilah
seorang guru diharapkan bisa menerapkan pembelajaran secara terprogram. Karena
itu RPP harus mempunyai daya terap (aplicable) yang tinggi. RPP mempunyai
fungsi perencanaan dan fungsi pelaksanaan pembelajaran. Sebagai fungsi
perencanaan RPP mendorong guru lebih siap melakukan kegiatan pembelajaran
dengan perencanaan yang matang. Dalam pelaksanaan, RPP berfungsi mengefektifkan
proses pembelajaran sesuai dengan apa yang direncanakan.”
Syah, Darwiyan
dkk. 2007. Perencanaan Sistem Pengajaran
Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Agung Persada Press
Kutipan halaman: 30
“Perencanaan Pembelajaran adalah suatu proses yang
sistematis dilakukan oleh guru dalam membingbing membantu dan mengarahkan
peserta didik untuk memiliki pengalaman belajar serta mencapai tujuan
pengajaran yang telah ditetapkan dengan langkah-langkah penyusuan materi,
pelajaran, penggunaan media pembelajaran, penggunaan pendekatan dan metode
pengajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan
dalam masa tertentu.”
Tim Pengembang
Ilmu Pendidikan FIP-UPI. 2007. Ilmu Dan
Aplikasi Bagian 3 Pendidikan Aplikasi Ilmu. Bandung: Imperial Bhakti Utama
Kutipan halaman: 316
“Perencanaan pembelajaran merupakan usaha sinkronisasi
antara komponen pembelajaran dengan kelengkapan sarana dan karakteristik siswa.”
Utomo, Supri Wahyudi. 2012. Pengaruh
Prestasi Belajar Perencanaan Pengajaran Dan Micro Teaching Terhadap Praktik
Pengalaman Lapangan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Ikip Pgri Madiun. Jurnal
Akutansi dan Pendidikan. (Online). Vol 1. Nomor 1. (http://ikippgrimadiun.ac.id, diunduh 18
September 2014)
Kutipan halaman: 59-60
“Perencanaan pembelajaran menurut
Martinis yamin (2007 : 10) adalah tata cara yang dipakai untuk melaksanakan
proses pembelajaran. Dalam konteks pengajaran, perencanaan menurut Abdul Majid
(2006 : 17) diartikan sebagai proses penyusunan materi, penggunaan media
pengajaran, penggunaan pendekatan dan metode pengajaran, dan penilaian dalam
suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu untuk mencapai
tujuan yang telah ditentukan. Sedangkan Wina Sanjaya (2009 : 28) menyatakan
bahwa perencanaan pengajaran adalah proses pengambilan keputusan hasil berpikir
secara rasional tentang sasaran dan tujuan pembelajaran, yakni perubahan
perilaku serta rangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan sebagai upaya
pencapaian tujuan tersebut dengan memanfaatkan segala potensi dan sumber yang
ada.”
Vembriarto, ST. 1993. Pengantar
Perencanaan Pendidikan. Jakarta : PT Gramedia Widiasarana Indonesia
Kutipan halaman: 29
“Perencanaan pembelajaran adalah suatu disiplin atau cabang
ilmu pengetahuan yang baru dan telah berkembang.”
Wahyudi, Johar dkk. 2011. Meningkatkan
Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Mata Pelajaran Biologi Melalui Model
Somatis Auditori Visual Intelektual (SAVI). Jurnal Pendidikan MIPA.
(Online). Vol 3. Nomor 2. (http://ikippgrimadiun.ac.id,
diunduh 20 September 2014)
Kutipan halaman: 118
“Perencanaan pembelajaran adalah merupakan sebuah rancangan
atau persiapan yang dibuat oleh guru tentang pembelajaran yang menjadi tanggung
jawab.”
Wiyana, dkk.
2013. Pengaruh Pengetahuan KTSP dan Pendidikan Terhadap Kemampuan menyusun RPP
Guru SDN Jatiyoso tahun 2011/2012. Jurnal Teknologi pendidikan. (Online). Vol
1. Nomor 2. (http://jurnal.pasca.uns.ac.id , diunduh 20 September 2014)
Kutipan halaman: 241
“Perencanaan Pembelajaran adalah rencana yang menggambarkan
prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar
yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus (Supinah,
2008:26).”
Yannidah, Novi,
dkk. 2013. Pengembangan Perangkat Pembelajaran
Matematika Dengan Pendekatan Aptitude Treatment Interaction Pada Efektivitas
Pembelajaran Matematika. Jurnal pendidikan matematika STKIP
PGRI Sidoarjo. (Online). Vol 1. Nomor 1. (http://lppm.stkippgri-sidoarjo.ac.id,
diunduh 20 September 2014)
Kutipan halaman: 4
“Mulyasa (2007: 213) menyatakan bahwa RPP adalah suatu
rencana yang berisi prosedur atau
langkah-langkah kegiatan guru dan peserta didik yang disusun secara sistematis
untuk digunakan sebagai pedoman bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran
di kelas. RPP pada hakekatnya merupakan perencanaan jangka pendek untuk
memperkirakan dan memproyeksikan apa yang dilakukan dalam pembelajaran. RPP
perlu dikembangkan untuk mengkoordinasikan komponen pembelajaran yakni, kompetensi
dasar, materi standar, indikator hasil belajar, dan penilaian.”
“Perencanaan Pembelajaran adalah suatu penerapan yang
rasional dari analisis sistematis proses pengembangan pendidikan dengan tujuan
agar pendidikan itu lebih efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan
tujuan para murid dan masyarakatnya.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar